
Program CPCounselor (Cyber Peer Counselor) adalah sebuah program inovatif yang dibuat oleh Duta Pelajar Sadar Hukum SMAN 4 PPU. Tujuan utama program ini adalah untuk mencegah dan mengatasi masalah kenakalan remaja di kalangan pelajar. Pelajar merupakan kelompok usia yang sangat mudah terpengaruh oleh hal negatif, tekanan teman, dan perilaku menyimpang. Melalui ide CPCounselor, solusi yang ditawarkan berupa kegiatan belajar, pemanfaatan teknologi digital, serta peran aktif antarpelajar untuk melawan kenakalan remaja.
Selain itu, program CPCounselor memberikan penekanan agar pelajar dapat memahami dampak buruk dan sanksi hukum dari kenakalan remaja. Dengan pemahaman tersebut, setiap pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain di sekitarnya. Program ini memanfaatkan berbagai media digital untuk mengedukasi generasi muda dan masyarakat tentang pentingnya perilaku baik serta taat hukum. Secara keseluruhan, program CPCounselor memberikan manfaat nyata dalam mengubah perilaku remaja menjadi lebih positif.
Sebagai suatu sistem yang lengkap, program CPCounselor menggabungkan tiga bagian utama dalam kegiatannya:
- Cyber (Siber) Menunjukkan lingkungan kerja yang menggunakan internet dan media sosial (seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp). Media ini digunakan untuk menyebarkan video atau gambar edukasi, kampanye anti-kenakalan remaja, serta komunikasi yang mudah diakses oleh remaja kapan saja dan di mana saja.
- Peer (Sebaya) Menekankan bahwa penggerak utama dari program ini adalah sesama pelajar. Anda tidak bertindak sebagai guru atau polisi, melainkan sebagai teman yang sejajar. Cara ini sangat efektif karena remaja biasanya lebih terbuka, jujur, dan nyaman untuk mencurahkan isi hati (curhat) kepada teman sebayanya daripada kepada orang dewasa.
- Counselor (Konselor/Pembimbing) Menegaskan peran Anda sebagai pendengar yang baik, pemberi solusi yang tepat, dan pembimbing tentang hukum. Tugas utama konselor sebaya ini adalah merangkul, membantu, dan mengarahkan kembali teman-teman yang hampir atau sudah melakukan kenakalan remaja agar kembali ke jalan yang benar dan bermanfaat.